Senin, 1 November 2010 11:20 WIB Boyolali Share :

Hujan abu disertai kerikil landa Boyolali

Boyolali (Espos)–Letusan Gunung Merapi untuk kesekian kalinya, Senin (1/11), sekitar pukul 10.05 WIB, tidak hanya memunculkan awan panas atau ‘wedhus gembel’ dan awan hitam pekat namun juga menimbulkan hujan abu disertai kerikil atau material vulkanik.

Hujan abu yang cukup deras dirasakan di Desa Wonoboyo, Kecamatan Cepogo namun juga dirasakan di Kecamatan Selo. Bahkan hujan abu cukup tebal juga dirasakan sampai Kota Boyolali.

Warga berusaha menutup wajah dan hidung mereka dengan masker dan alat penutup lainnya. Karena hujan abu yang cukup pekat membuat sesak nafas.

Pantauan Espos, hujan abu yang cukup tebal dan membuat panik warga juga disertai material vulkanik berupa batu kerikil. Hingga saat ini belum ada laporan adanya korban akibat letusan Merapi yang terjadi sekitar pukul 10.05 ini.

fid

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…