Senin, 1 November 2010 18:26 WIB News Share :

DPR setuju batalkan rencana kunjungan kerja

Sleman–Anggota DPR setuju untuk membatalkan rencana kunjungan kerja ke beberapa negara, karena terjadi sejumlah bencana di berbagai daerah di Indonesia.

“Pimpinan DPR telah meminta fraksi dan badan yang ada untuk menunda sejumlah kunjungan kerja ke berbagai negara,” kata  Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santosa, di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin.

Menurut dia, pada dasarnya semua setuju untuk membatalkan rencana kunjungan kerja itu sebagai bentuk empati kepada para korban bencana.

“Teman-teman di fraksi dan komisi setuju untuk membatalkan rencana kunjungan kerja itu,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga sependapat dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang mengharapkan hanya ada satu bendera yaitu Merah Putih yang berkibar di lokasi bencana maupun di tempat pengungsian, bukan bendera partai politik dan bendera lainnya.

“Adanya partai politik yang membantu sekaligus berkampanye melalui bendera partai yang dipasang di posko-posko penanggulangan bencana Merapi, ini sebenarnya tidak perlu,” katanya.

Priyo berharap pihak yang ingin membantu para korban bencana ini hanya mengibarkan satu bendera yaitu Merah Putih.

“Meskipun saya dari Partai Golkar, tetapi marilah kita hormati saudara kita yang sedang susah. Jangan pakai dulu bendera-bendera partai. Mau kuning, merah, hijau, biru atau lainnya, sekarang merah putih dulu,” katanya.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…