Minggu, 31 Oktober 2010 13:07 WIB Pendidikan Share :

Terapkan pendidikan karakter, budaya Jawa harus diperhatikan

Solo (Espos)–Budaya Jawa seharusnya diperhatikan ketika suatu sekolah akan menerapkan pendidikan karakter. Pasalnya nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah budaya Jawa banyak yang mengajarkan tentang penghormatan dan tata krama.

Pendapat itu disampaikan pakar pendidikan dari Salatiga, Prof Dr Muh Zuhri, saat ditemui wartawan di sela-sela kegiatan Diskusi Panel bertema Pendidikan Islam dan Muatan Kearifan Lokal di gedung Yayasan Ar Rahman, Pajang, Laweyan, Solo, Sabtu (30/10).

Lebih lanjut Zuhri mengatakan jika budaya Jawa ditanamkan dengan benar, akan menciptakan kepribadian yang santun. Namun Zuhri menegaskan, nilai-nilai budaya Jawa yang ditanamkan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai agama. “Poin penting dari pendidikan karakter adalah bagaimana membentuk kepribadian muslim yang berakhlak mulia,” jelasnya.

Pola pendidikan karakter dengan mengangkat kearifal lokal, yaitu budaya, rencananya akan diterapkan di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Tahfizhul Qur’an Al Ma’shum, Kadipiro, Solo (MITTQUM). Tim pengembang MITTQUM, Noorhadi Kohir, menjelaskan selama ini nilai-nilai budaya Jawa banyak yang sudah luntur, sehingga perlu diangkat kembali tapi dengan memilah-milah, mana nilai budaya yang seharusnya diterapkan dan mana budaya yang tidak perlu diambil.

ewt

lowongan kerja
lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ketahanan Psikologis Mencegah Pelajar Bunuh Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/6/2017). Esai ini ditulis Ahmad Saifuddin, dosen di Institut Agama Islam Negeri Surakarta dan Sekretaris Lakpesdam PCNU Kabupaten Klaten. Alamat e-mail penulis adalah ahmad_saifuddin48@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Pada Sabtu (3/6/2017) saya terkejut ketika membaca Harian…