Kamis, 30 September 2010 13:03 WIB Hukum Share :

Warga bakar motor di depan Mapolres Sumenep

Sumenep–Diduga ada oknum polisi yang bermain dalam kasus pencurian motor, warga Desa Kalebengan, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Madura ngeluruk ke Mapolres Sumenep. Namun aksi warga kemudian berubah anarkis.

Mereka membakar sepeda motor milik pelaku pencuri sepeda motor yang berhasil mereka amankan saat pelaku yang berinisial M. Mereka membakar sepeda motor pelaku di depan Mapolres Sumenep di Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (30/9/).

Warga kesal karena mendengar kabar kalau pelaku pencurian motor itu dibebaskan oleh polisi. Padahal menurut mereka pencuri itu sudah diketahui identitasnya oleh polisi. Motor dan juga barang bukti aksi pencurian yang dilakukan M sudah dikantongi warga.

Warga yang datang dengan tiga mobil pick up awalnya hanya berunjuk rasa dengan tertib bahkan mereka sempat diterima oleh Kapolre Sumenep AKBP Prihartono Eling Lelakon. Tapi tidak diketahui apa hasil pertemuan itu hingga warga kemudian emosi.

“Warga heran, kenapa pelaku pencurian sepeda motor dilepas. Padahal, sudah tertangkap tangan dan barang bukti sudah ada,” kata Ahmad salah satu warga pada wartawan di depan Polres Sumenep, Jalan Trunojoyo.

Kasus pencurian itu terjadi pada Selasa (28/9) malam. Saat itu ada hajatan warga. Saat itulah pencuri beraksi tapi naasnya aksi diketahui warga. Pelaku dan sepeda motor pelaku berhasil diamankan warga. Namun warga mendengar kabar kalau sang pelaku dibebaskan oleh oknum polisi.

dtc/tiw

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…