Kamis, 30 September 2010 16:14 WIB Hukum Share :

Tangan kanan putus, Ahmad dirawat di ICU RS Polri

Jakarta–Tangan kanan Ahmad, pria yang membawa bom rakitan dengan sepeda dan meledak di depan Pasar Sumber Arta, Kalimalang, Jakarta Timur, putus. Pria berjenggot itu kini dirawat di ruang ICU RS Polri Kramat Jati.

“Dia masih dalam perawatan, luka di bagian kepala di sebelah kiri, di leher dada sebelah kiri, tangan kanan putus,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Timur Pradopo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (30/9).

Dia mengatakan, meski dirawat di ICU, kondisi Ahmad kian membaik. Namun Ahmad belum bisa berbicara banyak. “Sekarang masih dalam pengaruh obat,” jelasnya.

Ahmad terluka setelah bom rakitan yang dibawanya meledak di dekat pos polisi lalu lintas di Kalimalang. Diduga, Ahmad ingin menyasar pos polisi tersebut. Namun ternyata, bom yang dibawanya keburu meledak.

Sebelumnya Mabes Polri menyatakan Ahmad meninggal dunia. Namun pernyataan itu dibantah Polda Metro Jaya karena Ahmad masih hidup dan dirawat di RS Polri Kramat Jati. Kabareskrim Komjen Ito Sumardi menyatakan, ledakan terjadi pukul 08.00 WIB, tepat di belakang polisi yang sedang mengatur lalu lintas, AKP Herry. Herry saat itu berada satu meter dari ledakan. Ketika ledakan terjadi dia segera menengok dan melihat Ahmad mencoba kabur dengan menuntun sepeda bomnya. Herry lalu memerintahkan anak buahnya menangkap Ahmad.

dtc/try

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…