Kamis, 30 September 2010 03:08 WIB Hukum Share :

Sardjono diduga kuat jadi tersangka utama

Solo (Espos)--Mantan Kepala UPTD Terminal Tirtonadi Solo, Sardjono diduga kuat bakal menjadi tersangka utama dalam pengusutan Pungli terminal yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo beberapa pekan terakhir.

Dugaan tersebut muncul saat Kejari baru saja menggelar ekspose internal di gedung setempat, Selasa (28/9).

Kepala Kejari (Kajari) Solo, Sugeng H hasil ekspose internal menyebutkan indikasi terjadinya aksi Pungli di terminal selama kurun waktu 2007-2009 cukup kuat.

Hal tersebut didukung dengan berbagai alat bukti, seperti keterangan sekitar 25 narasumber dari lingkungan Dishub Kota Solo dan beberapa data-data tertulis selama tahun 2007-2009.

“Kendati sudah naik ke penyidikan, untuk saat ini kami belum dapat menyebutkan secara jelas siapa yang akan menjadi tersangka. Pun demikian, bayangan tersangka sudah ada. Hal itu tidak jauh dari pemegang kendali periode 2007-2009 itu sendiri,” katanya kepada Espos, Rabu (29/9).

Lebih lanjut dia mengatakan, sedianya awal pekan depan pihaknya kembali memeriksa seluruh narasumber di lingkungan Dishub sekitar 25 orang. Di mana, dari sekian banyak petugas yang diperiksa, nantinya ada yang berstatus sebagai saksi dan ada pula sebagai tersangka.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan tentang segala hal terkait pemeriksaan awal pekan besok. Yang namanya sudah cukup bukti dan sudah naik ke penyidikan, pasti akan ada tersangka utama,” ujar dia.

Menurut Kasi Datun, Ikeu Bahtiar dalam pengusutan kasus dugaan Pungli di terminal terdapat perkembangan cukup menarik. Pasalnya, dari penelusuran tersebut terdapat indikasi adanya penyimpangan APBD.

“Jadi, bukan saja Pungli tapi juga mengarah ke penyimpangan APBD. Di mana, Pemkot Solo seharusnya mentargetkan untuk menyetor dana senilai Rp 3,8 miliar. Namun, target tersebut selalu tidak terpenuhi (hanya 80 % -red). Padahal, kalau di terminal tidak ada berbagai macam penyimpangan, target tersebut tentunya dapat terpenuhi. Bahkan bisa lebih,” kata dia.

pso

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…