Kamis, 30 September 2010 21:19 WIB Boyolali Share :

Minta diantar ke Boyolali, dua warga Jogja kehilangan motor

Boyolali (Espos)–Kasus penipuan terjadi di wilayah Boyolali. Dua orang warga asal Sleman, DIY masing-masing Kuswadi, 47 dan Sarjono, 34, keduanya warga Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman kehilangan sepeda motornya, setelah dibawa kabur pelaku yang semula meminta diantarkan ke Boyolali.

Peristiwa itu terjadi Senin (27/9) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, pelaku meminta kedua orang itu mengantarkan ke Boyolali. Tetapi, sesampai di Boyolali, motor korban dipinjam dengan alasan untuk mencari temannya. Namun, pelaku tidak kembali. Akibat kejadian itu, korban Kuswadi kehilangan motor Kawazaki Nopol AB 5322 BG. Sedang, Sarjono kehilangan motor Honda Supra Fit Nopol AB 2312 BN.

Informasi yang dihimpun Espos, Kamis (30/9) di Mapolres, menyebutkan peristiwa penipuan itu berawal saat kedua korban kedatangan dua orang pelaku di Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman sekitar pukul 08.00 WIB. Pelaku kemudian meminta diantarkan ke Boyolali.

Namun sesampai di Boyolali, keduanya tidak bersamaan, tetapi berpencar. Korban Kuswadi, saat sampai di Stadion Pandanarang berhenti dan turun untuk buang air kecil. Sedang, pelaku masih tetap di motor korban. Kondisi itu dimanfaatkan pelaku membawa kabur motor korban. Saat kembali, korban bingung, karena motor keluaran tahun 2004 itu sudah hilang bersama pelaku. Kemudian kasus itu dilaporkan ke Mapolres Boyolali.

Sementara, korban Sarjono, diajak pelaku ke obyek wisata Umbul Pengging. Sesampai di lokasi, pelaku meminjam motor korban dengan alasan untuk menjemput anaknya. Korban seketika meminjamkan kendaraan itu. Namun setelah ditunggu-tunggu, ternyata pelaku tidak juga kembali. Merasa telah ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Boyolali untuk penyelidikan lebih lanjut.  Kini, kasus penipuan tersebut masih dalam penyelidikan petugas Polres Boyolali.

fid

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…