Kamis, 30 September 2010 11:54 WIB News Share :

Kronologi ledakan bom versi Mabes Polri

Jakarta— Peristiwa ledakan yang terjadi di depan Pasar Sumberarta, Kalimalang, Bekasi diduga terjadi akibat barang yang diduga bom rakitan yang dibonceng di sebuah sepeda kayuh.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Iskandar Hassan menjelaskan kronologi terjadinya ledakan tersebut.

“Ada seseorang mengendarai sepeda onthel [sepeda kayuh], di mana di boncengan belakang ada barang,” kata Iskandar di Markas Besar Kepolisian RI, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (30/9).

Masyarakat yang lalulalang tidak mengetahui benda apa yang dibawa pelaku. “Saat melewati perbatasan Jakarta Timur dan Bekasi. Barang itu meledak jam 09.00 WIB,” tambah dia.

Pembawa barang tersebut, berinisial AH, lalu dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati.

“Usianya 38 tahun, alamat berpindah-pindah. Itu menurut keterangan yang bersangkutan,” jelas Iskandar.

AH, tambah dia, masuk ke rumah sakit sekitar pukul 10.00 WIB dengan kondisi luka di daerah pipi, wajah, dan leher. Juga patah pada lengan kanan, patah kaki kanan. “Badan sebelah kanan semuanya, mungkin barangnya ada di daerah kanan,” tambah dia.

Hingga kini belum diketahui jenis bahan peledak tersebut. “Tim labfor masih melakukan pemeriksaan. Belum diketahui detail bahan-bahan apa, apakah low explosive, atau high explosive.”

“TKP sudah diamankan, Densus 88 juga ada di sana,” jelasnya.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…