Rabu, 29 September 2010 15:27 WIB News Share :

Korban tewas bentrok di Jl Ampera 4 orang

Jakarta — Empat orang tewas dalam bentrokan dua kelompok di Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan. Selain satu orang yang akhirnya tewas di RS JMC, identitas tiga korban tewas di Jl Ampera pun sudah diketahui.

Informasi dari Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Nurdi Satriaji, di TKP Jl Ampera Raya, Jakarta, Rabu (29/9), identitas tiga korban tewas yaitu Agustinus Tomazoa, 49, kelahiran Ambon, warga Kramat Jati RT 06/RW IX. Korban tewas di Wash Laundry dengan luka tembak dan muka dibacok.

Selain itu Saefudin, 48, kelahiran Medan, tercatat sebagai warga Kebon Nanas RT 3/RW 1 Panunggangan Utara, Pinang, Tangerang, tewas di depan kantor Medco dengan kedua tangan putus. Lalu Jefry, tewas di depan RMAmpera dengan luka bacok, dan terakhir Frederik Philo Letlet, 23, kelahiran Merauke. Dia tewas di RS JMC saat hendak diberi pertolongan medis.

Semua korban tewas sudah dievakuasi ke RS Kramat Jati. Korban tewas terakhir adalah Agustinus sekitar pukul 14.45 WIB. Sementara darah masih berceceran di sejumlah tempat di Jl Ampera Raya, Jaksel.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…