Rabu, 29 September 2010 10:58 WIB Internasional Share :

ADB sukses jual obligasi energi bersih US$ 232,2 juta

Jakarta–Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) sukses menjual Clean Energy Bonds atau Obligasi Energi Bersih senilai US$ 232,2 juta untuk mendukung proyek efieisnsi energi dan energi terbarukan di Asia Pasifik.

Kesuksesan ADB menjual Obligasi Energi Bersih ini merupakan lanjutan sukses ADB menjual Obligasi Air atau Water Bond pada April lalu, yang dananya digunakan untuk mendukung proyek sektor pengairan ADB di Asia Pasifik.

Sebagai bagian kebijakan energinya, ADB menargetkan investasi energi bersih hingga US$ 2 miliar sampai 2013. ADB akan membantu proyek-proyek energi dalam jumlah yang setara dengan jumlah obligasi yang berhasil diterbitkannya.

“Penjualan Obligasi Energi Bersih yang sehat menunjukkan keinginan yang jelas diantara investor Jepang untuk melihat dana-dananya dikomitmenkan pada proyek energi bersih sehingga dapat membantu memperbaiki lingkungan sekaligus menjamin pertumbuhan yang berkesinambungan di kawasan ini,” ujar bendaharawan ADB, Thierry de Longuemar dalam siaran persnya, Rabu (29/9).

Ekspansi perekonomian yang cepat di kawasan Asia Pasifik telah menimbulkan emisi gas rumah kaca dan memberikan risiko berkurangnya sumber-sumber energi. Pada saat yang sama, jutaan orang di berbagai kawasan tak memiliki akses pada energi inti sehingga mengurangi dukungan dan menghambat pembangunan kawasan.

Obligasi terdiri empat jenis, yaitu obligasi berdenominasi dolar Australia dan real Brasil, berjangka empat dan tujuh tahun, dan obligasi berdenominasi lira berjangka 7 tahun. Transaksi ini dikelola oleh HSBC Securities (Jepang) Ltd dan didistribusikan di lebih dari 20 perusahaan sekuritas.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…