Rabu, 29 September 2010 17:38 WIB Boyolali Share :

2011, Pemkab targetkan rehab 1.000 rumah tak layak huni

Boyolali (Espos)–Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan (Bapermaskin) Boyolali dalam tahun 2011 mendatang mengusulkan 1.000 rumah tak layak huni untuk dipugar dari target rumah tak layak huni 2.065 unit rumah.

“Seluruh rumah tak layak huni itu belum sepenuhnya bisa digarap melalui APBD kabupaten. Meski demikian kami mengupayakan bantuan rehab rumah tak layak huni ke provinsi maupun ke Kementerian Perumahan Rakyat,” ujar Kabid Pemberdayaan dan Penanggulangan Kemiskinan Bapermaskin Boyolali Joko Santosa kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (28/9).

Menurut Joko, dalam mengoptimalkan program pemugaran rumah itu, pihaknya dan Bappeda akan melakukan verifikasi rumah tak layak huni di Boyolali. Verifikasi itu, jelasnya, didasarkan atas berbagai kriteria, antara lain lantai rumah masih tanah dan dinding rumah terbuat dari bambu.

Joko menambahkan hingga tahun 2010 ini, Pemkab telah melakukan rehab rumah tak layak huni sebanyak 10.326 unit rumah dari total rumah tak layak huni sebanyak 82.608 unit rumah. “Masih banyak rumah tak layak huni yang belum memperoleh bantuan itu karena keterbatasan anggaran,” tukas dia.

fid

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…