Selasa, 28 September 2010 04:16 WIB Wonogiri Share :

Warga berharap SMPN 3 bisa berdiri sendiri

Wonogiri (Espos)–Ketua Komite SMPN 3 Satu Atap (Satap) Jatipurno, Sarwo berharap SMPN 3 bisa menjadi SMP reguler atau berdiri sendiri. Alasannya, sekolah tersebut berada di perbatasan Kecamatan Girimarto dengan Kecamatan Jatipurno.

Selain itu, Sarwo juga menilai potensi siswa untuk SMPN 3 Satap ke depan cukup prospektif.

“Lahan juga masih ada seluas 1.300 m3. Jika luas lahan perlu ditambah, warga sekitar merelakan untuk dibeli,” ujarnya.

Pernyataan Sarwo yang juga Kepala Desa Mangunharjo, Jatipurno itu disampaikan di sela-sela menghadiri acara serah terima jabatan kepala sekolah, dari pejabat lama Tariyo kepada Ny Endang Hadiningsih, Senin (27/9). Acara Sertijab dilaksanakan di Aula sekolah dan dihadiri Kepala Disdik H Suparno, anggota DPRD Wonogiri, Hj Paryanti, Tuharno dan Samino.

Lebih lanjut Sarwo mengatakan dengan menjadi SMP reguler diharapkan pembenahan internal bisa lebih cepat. Kepala Disdik Wonogiri, H Suparno meminta pejabat baru bekerja keras, karena tantangan membangun sekolah satu atap cukup berat.

“Satap ini baru dirintis, sehingga perlu dilakukan pembenahan terus-menerus. Tapi kami pun yakin, pembenahan fisik bisa dilakukan karena komite sekolah sangat peduli. Termasuk dengan membebaskan beaya bagi peserta didik.”

tus

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…