Selasa, 28 September 2010 19:35 WIB Solo Share :

PKL di belakang kampus UNS dikeluhkan masyarakat

Solo (Espos)–Masih maraknya pedagang kaki lima (PKL) di kawasan belakang kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dikeluhkan masyarakat. Keberadaan para PKL tersebut, diakui cukup mengganggu arus lalu lintas di wilayah itu.

Hal tersebut diakui Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo, Subagiyo ketika ditemui wartawan seusai menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan perwakilan PKL yang mangkal di kawasan belakang kampus UNS Solo, Selasa (28/9). “Kami memang menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait keberadaan PKL-PKL di kawasan belakang kampus UNS tersebut. Maraknya PKL di kawasan itu, terutama di Jl Ki Hajar Dewantara dan wilayah Pedaringan, dinilai cukup mengganggu arus lalu lintas,” ungkap Subagiyo.

Subagiyo mengatakan keluhan masyarakat itu pun ditindaklanjuti Pemkot dengan rencana merelokasi sekitar 220 PKL yang mangkal di kawasan itu ke Pasar Panggungrejo, Jebres pada tahun 2011 mendatang. “Hari ini kami mengundang perwakilan pedagang, untuk menyosialisasikan rencana relokasi tersebut. Dalam Rakor tadi, kami juga meminta masukan-masukan dari para pedagang, termasuk juga usulan dari perwakilan mahasiswa terkait rencana relokasi dan pengembangan Pasar Panggungrejo ke depan,” katanya.

Dari usulan perwakilan mahasiswa, Subagiyo menyebutkan agar Pasar Panggungrejo lebih diarahkan ke pasar buku. “Mereka (mahasiswa) mintanya bagaimana kalau 70 persen dari PKL menyediakan buku untuk mereka. Hal ini akan kami jadikan pertimbangan,” imbuhnya.

Masukan-masukan yang diterima DPP dari pedagang serta para mahasiswa, rencananya akan dibahas lebih lanjut dan dirancang menjadi format pasar yang menguntungkan pihak pedagang serta konsumen. Setelah format tersebut rampung, DPP akan melakukan paparan di hadapan PKL calon penghuni Pasar Panggungrejo terkait desain pasar. Namun dalam jangka pendek, DPP bakal mulai mendorong agar PKL yang berada di belakang UNS dan Pedaringan tersebut untuk pindah ke Pasar Panggungrejo. Sebelum pasar dikembangkan, para PKL tersebut akan diminta untuk menempati halaman Pasar Panggungrejo terlebih dulu.

sry

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…