Selasa, 28 September 2010 15:34 WIB Tak Berkategori Share :

Menko Polhukam enggan komentari Festival Film Gay

Jakarta–Menko Polhukam Djoko Suyanto enggan memberikan komentar seputar rencana pemutaran film bertema homoseksualitas yang menuai protes dari Front Pembela Islam (FPI).

“Saya enggak mau komentar soal itu,” kata Djoko saat dimintai keterangan oleh wartawan seputar boleh atau tidaknya film gay itu ditayangkan.

Hal ini disampaikan Djoko sebelum menghadiri acara pelantikan calon Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono di Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/9).

Ketika ditanya mengenai ancaman terhadap penyelenggara yang memutar film gay, Djoko menilai apabila ancaman itu terjadi maka bertentangan dengan hukum.

“Selama itu (ancaman) tidak dilakukan, ya tidak. Tetapi, kalau dilakukan itu bertentangan dengan hukum,” ujar Djoko.

Menurut dia, pemerintah sudah menyediakan ruang. “Kalau ada ancam mengancam, itu jawabannya berarti hukum,” kata eks Panglima TNI ini.

Sedikitnya 100 orang dari FPI memprotes pemutaran film homoseksualitas dalam rangka  Q! Film Festival. Mereka konvoi dan menyambangi kantor Pusat Kebudayaan Prancis, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat. Lalu, FPI bergerak ke Goethe Institute di daerah Menteng.

Mereka kemudian akan melanjutkan aksi di sana, kemudian mereka lanjut ke Erasmus Huis di Kuningan, dan Japan Foundation di kawasan Sudirman.  FPI menilai film gay merusak akhlaq dan merusak generasi bangsa. FPI mengultimatum penyelenggara 1 X 24 jam untuk membatalkan pemutaran film itu.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…