Selasa, 28 September 2010 02:25 WIB Ekonomi Share :

Fedep
UKM minoritas minim perhatian

Solo (Espos)--Forum Economic Development and Employment Promotion (Fedep) Solo menilai pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Solo belum terintegrasi secara riil.

Demikian disampaikan Ketua Fedep Solo, David R Wijaya, saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Senin (27/9).

Pemberdayaan UKM yang belum terintegrasi ini terlihat dari tumpang tindihnya program pengembangan UKM yang ditawarkan beberapa dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) maupun Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Terkadang, dinas-dinas yang menangani UKM ini punya program yang justru sama, sasaran dan obyeknya sama. Dan mayoritas, sasaran pemberdayaan itu justru masuk ke person to person. Padahal, semestinya untuk memberdayakan UKM justru melalui base community atau sistem klaster,” papar David.

haw

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…