Selasa, 28 September 2010 17:12 WIB Solo Share :

677 Calon haji mulai divaksin

Solo (Espos)–Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo mulai melakukan vaksinasi meningitis terhadap 677 calon jamaah haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun 2010 ini, Selasa-Rabu (28-29/9).

Hari pertama vaksinasi yang digelar di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Solo itu, diikuti sekitar 300 calon haji. Selain pemberian vaksin meningitis, DKK juga melakukan pemeriksaan kehamilan bagi calon haji wanita dari pasangan usia subur (PUS). Untuk mengantisipasi manipulasi kondisi para calon haji tersebut, selain melakukan pemeriksaan kehamilan dengan tes urine, pihak DKK juga melakukan pemeriksaan fisik.

“Untuk tes urine, yang bersangkutan wajib buang air kecil di tempat pemeriksaan. Kalau kondisi hamil kan tidak boleh mendapatkan vaksin meningitis. Sebenarnya dalam kondisi hamil bisa berangkat asalkan sudah mendapatkan vaksin ini sebelumnya,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Titiek Kadarsih, ketika ditemui wartawan di sela-sela pemberian vaksinasi untuk calon haji di Gedung IPHI, Selasa.

Titiek menjelaskan wanita hamil yang boleh berangkat ke Tanah Suci hanya mereka yang usia kehamilannya antara 14 pekan hingga 32 pekan, karena dianggap aman. Di sisi lain, menyusul adanya mutasi calon haji dari daerah lain, Titiek menyatakan pihaknya siap mengajukan tambahan vaksin meningitis kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Hal itu dilakukan mengingat vaksin yang diterima DKK dari Pemprov terbatas, yakni hanya 700 vaksin. “Jumlah calon haji dari Solo sendiri ada 677 orang. Sehingga kalau memang nanti masih kurang, bisa mengajukan ke Provinsi tetapi jumlah vaksin di Provinsi juga sangat terbatas,” pungkasnya.

sry

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…