Senin, 27 September 2010 16:14 WIB Wonogiri Share :

Warga Wonogiri tuntut penutupan kandang ternak

Wonogiri (Espos)–Warga meminta kandang ternak ayam yang tak berizin di wilayah Bulusari RT 3/RW IV Desa Bulusulur, Wonogiri ditutup dan dibongkar karena tak berizin dan menyebarkan bau tak sedap.

Padahal lokasi kandang tak begitu jauh dari Kantor Dinas dan Perikanan dan Kelautan (Disnakperla) dan sudah lima tahun beroperasi. Namun, pemiliknya tidak pernah berusaha mengurus perizinan.

Salah seorang warga, Priyo, kepada wartawan, Senin (27/9), mengungkapkan kandang itu sudah lama dikeluhkan warga karena baunya yang tidak sedap. “Dua tahun lalu sebenarnya juga sudah diprotes. Pemiliknya diminta mengurus perizinan, tapi sampai sekarang permintaan warga itu tidak digubris,” katanya.

Ketua RT 3/RW IV Bulusari, Suwarno mengatakan pemilik kandang tersebut, Tunjung Aribowo, sebenarnya bukan warga RT 3/RW IV, melainkan warga RT 1/RW V. Namun lokasi kandang berada di RT 3/RW IV dan sangat berdekatan dengan permukiman warga.

Suwarno mengaku sudah berkali-kali mengingatkan pemilik kandang itu, mengadakan pertemuan bersama warga dan mengundangnya. Warga sebenarnya tidak melarang ada peternakan di wilayah tersebut. Warga hanya meminta agar pemilik peternakan rajin membersihkan kandang agar tidak berbau. Namun, permintaan itu tidak digubris oleh pemilik kandang itu.

“Tadi malam (Minggu, 26/9-red), mungkin karena warga sudah sangat terganggu dengan bau tak sedap itu, mereka mendatangi kandang dan menuntut agar pemilik menghentikan aktivitas peternakan dan membongkar kandang tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Kesehatan Hewan Disnakperla Wonogiri, Ismaryati Budiningsih, didampingi seorang petugas kesehatan hewan dan Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP, Susilo, yang mendapat laporan mengenai keluhan warga tersebut langsung mendatangi lokasi kandang.

Kepada pemilik kandang, Ismaryati meminta agar mengentikan sementara kegiatan peternakan. “Kami minta setelah panen ini agar peternakan dihentikan paling tidak sebulan dan pemiliknya segera mengurus perizinan, sehingga kami bisa terus memantau,” kata dia.

Pemilik peternakan, Tunjung Aribowo mengakui peternakannya memang belum berizin. Menurutnya, sejak awal dibangun sekitar 2005 lalu, warga tidak ada yang protes. Namun dengan kejadian itu, dia berjanji segera mengurus perizinan. Dia juga berjanji akan memberikan kontribusi pada kas RT dan kegiatan-kegiatan warga.

shs

lowongan kerja
lowongan kerja TOKO TURISARI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

Leave a Reply





blus-risma-mobile

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…