Senin, 27 September 2010 18:32 WIB Boyolali Share :

Turun dari bus, warga Indramayu tewas mendadak

Boyolali (Espos)–Warga Dukuh Kalitelon, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Boyolali, Senin (27/9) digemparkan dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan raya Solo-Semarang.

Saat ditemukan, kondisinya sangat mengenaskan. Di mulut korban mengeluarkan darah. Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib melalui Kapolsek Ampel AKP Bambang Sumardi mengatakan korban diketahui bernama Tohandi, 25, warga Dukuh Tenajor, Kecamatan Kertas Semaya, Kabupaten Indramayu, Jabar. “Korban ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Saat ditemukan korban sudah tewas,” ujarnya kepada wartawan, Senin.

Ditambahkan Kapolsek, peristiwa itu kali pertama diketahui oleh Kurniasih, 47, warga setempat. Kapolsek mengatakan korban diketahui baru turun dari bus Sumber Kencono. Namun tidak diketahui peristiwa yang mengakibatkan korban tewas. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ampel untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas Polsek dan dokter Puskesmas Ampel juga melakukan pemeriksaan. “Dari hasil pemeriksaan dokter tidak ditemukan luka luar tubuh. Hanya mulut korban keluar darah,” papar dia.

Kapolsek menambahkan untuk memastikan penyebab kematian, korban dibawa ke Labfor Solo untuk diautopsi. Ditambahkan Kapolsek, saat kajadian, korban hanya membawa tas berisi pakaian dan handphone. Keluarga korban, jelas Kapolsek juga telah dihubungi.

fid

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…