Senin, 27 September 2010 14:50 WIB Ekonomi Share :

Rupiah Senin siang naik 8 poin

Jakarta–Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin siang (27/9), naik delapan poin menjadi Rp 8.942-Rp 8.952 per dolar, karena pelaku pasar mulai terpicu oleh membaik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami kenaikan lebih 1,6 persen.

“Kenaikan indeks Bursa Efek Indonensia (BEI) yang cukup tajam memicu pelaku pasar mulai memburu rupiah, sehingga mata uang Indonesia naik delapan poin,” kata Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, Senin (27/9).

Kostaman mengatakan, pelaku pasar khususnya asing mulai membeli rupiah, namun aksi beli itu relatif masih kecil, sehingga kenaikan mata uang Indonesia belum besar.

“Namun pergerakan rupiah yang positif itu menunjukan keyakinan bahwa mata uang Indonesia masih berpeluang untuk naik lagi,” katanya.

Menurut dia kenaikan rupiah yang kecil itu, karena posisi masih berada dalam kisaran yang sempit, karena Bank Indonesia masih berada di pasar. BI khawatir kenaikan rupiah yang berlanjut akan menyulitkan produk ekspor Indonesia sulit bersaing di pasar ekspor, katanya.

Menurut dia, BI kemungkinan akan menyerahkan kenaikan rupiah sesuai dengan kehendak pasar dan apabila ada kesempatan akan melakukan intervensi pasar. Laju kenaikan rupiah itu memang sudah diperkirakan sebelumnya, namun agar tidak terlalu cepat mencapai angka psikologis 3.400 per dolar, maka BI tetap aktif di pasar.

“Kenaikan rupiah itu diperkirakan akan berlanjut hingga Senin sore menjauhi level Rp 8.942 per dolar,” ujarnya.

Apabila tidak ada hambatan, lanjut dia pelaku asing berkomitmen akan terus melakukan  investasi di pasar Indonesia, karena pasar di Asia lainnya, Eropa maupun Amerika masih belum sebaik di pasar saham Indonesia. Karena itu peluang rupiah untuk bisa mencapai angka Rp 8.900 per dolar masih besar.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…