Senin, 27 September 2010 10:51 WIB Ekonomi Share :

Pertamina bantah ubah komposisi elpiji

Jakarta–PT Pertamina (Persero) membantah mengubah komposisi butane dan propane dalam elpiji 12 Kg. Komposisi elpiji 12 kg memang sempat disesuaikan dengan elpiji 3 Kg, untuk menyesuaikan ketersediaan bahan baku.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, M Harun, sebelum program konversi dimulai, komposisi kandungan propane dan butane dari elpiji 12 Kg adalah butane 40% dan propane 60%, tapi sejak program konversi minyak, dilakukan perubahan komposisi jadi 50:50, sama dengan komposisi elpiji 3 Kg.

“Itu kami lakukan mengingat ketersediaan bahan baku. Komposisi 50:50 tersebut tidak berubah sampai sekarang,” ujar Harun dimintai konfirmasi, Senin (27/9).

Ia menyatakan kondisi itu tetap mengacu keamanan penggunan elpiji dengan tekanan tabung 120 Psi atau setara delapan bar. “Tekanan optimum ini jauh di bawah ambang batas tekanan maksimum valve yang didesain di 24 bar,” urainya.

Sebelumnya pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menduga PT Pertamina (Persero) mengubah komposisi butane dan propane dalam elpiji 12 Kg. Meski tidak membahayakan, namun perubahan komposisi itu merugikan konsumen.

dtc/try

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…