Senin, 27 September 2010 01:11 WIB Boyolali Share :

Mutasi, sejumlah pejabat masih dipertahankan

Boyolali (Espos)–Gerbong mutasi pejabat dilingkup Pemkab Boyolali, Senin (27/9) hari ini dimulai. Sejumlah pejabat eselon II dan eselon III mengalami pergeseran. Selain itu, 11 camat dari 19 camat yang ada di Boyolali juga mengalami perubahan.

Menurut sumber Espos di Pemkab Boyolali, beberapa pejabat eselon II masih dipertahankan, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang dijabat Mulyono Santoso, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Yulianto Prabowo dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Sugianto serta Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Juwaris.

Sementara, selain sejumlah pejabat setingkat badan dan kantor juga mengalami pergeseran. “Pergeseran itu juga terjadi pada 11 camat yang ada di Boyolali. Ada yang digeser atau menduduki jabatan setara eselon III dan ada juga yang naik menjadi eselon II,” ujarnya kepada Espos, Minggu (26/9).

Selain itu, jelas sumber tersebut, beberapa posisi yang digeser antara lain dua staf ahli, masing-masing dr Syamsudin MKes menjadi Asisten III Setda menggantikan Widodo Munir yang akan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) menggantikan Sugiyanto yang akan menjadi staf ahli. Selain itu, Darsono dari staf ahli menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan (Bapermaskin) menggantikan Nur Khamdani.

Pejabat lain yang juga mengalami pergeseran antara lain Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari Djok Triwiyatno kepada PA Moeljoto yang sebelumnya Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Djoko Triwiyatno akan menjadi staf ahli. Selain itu, Inspektorat Daerah dari Djoko Prasetyo kepada EL Roesdijanti HL yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Keuangan Setda. Djoko Prasetyo selanjutnya menjadi Sekretaris Dewan (Sekwan).

Selain itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan bertukar posisi dengan Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Sri Ardiningsih. “Selain itu, jabatan asisten I akan dijabat Karsino yang sebelumnya Camat Banyudono,” jelas dia.

Sebelumnya, Bupati Boyolali Seno Samodro menegaskan setelah adanya persetujuan dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Provinsi Jateng terkait pejabat eselon II yang akan mengalami pergeseran, pihaknya langsung akan menggelar mutasi pejabat.  Seno Samodro menambahkan mutasi itu dilakukan untuk memberikan penyegaran kepada personel untuk bekerja lebih profesional.

Disinggung mengenai mutasi itu terkait Pilkada, Seno Samodro tidak menampik akan hal itu. Namun, pihaknya berharap mutasi itu dilakukan semata-mata untuk penataan personel di Pemkab Boyolali. “Ibarat pelatih di Piala Dunia. Pemain bintang tidak akan diturunkan penuh 90 menit. Adalakanya harus dibangku cadangkan. Mutasi itu juga demikian. Meski di bangku cadangan, someday bisa turun lagi menjadi pemain utama. Atau biasa berada di gelandang kanan, sekarang bisa di gelandang kiri,” tambah Bupati seperti diberitakan SOLOPOS,Jumat (24/9).

fid

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…