Senin, 27 September 2010 17:13 WIB News Share :

Kapolri sampaikan prestasi Densus 88 di Singapura

Jakarta–Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) menerima penghargaan dari polisi Singapura terkait penanganan terorisme. BHD juga mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan sejauh mana keberhasilan anak buahnya menangkap pelaku teror.

“Kapolri jelaskan perkembangan kasus teror yang ditangani di Indonesia yang terakhir,” kata Wakadivhumas Mabes Polri Brigjen I Ketut Yoga Ana melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (27/9).

Yoga mengatakan, pagi tadi sekitar pukul 10.15 WIB waktu Singapura, Kapolri diundang Kepala Polisi Singapura (Singapore Police Force/SPF),  Police Commissioner Peter Ng Joo Hee ke markas SPF. SPF mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan Polri dalam memerangi Trans National Crime (terror, narkotika, Human traficking, Cyber crime).

“Mengharap ke depan kerjasama lebih baik lagi ke penerus Kapolri, tukar menukar informasi intelijen kepolisian serta meningkatkan kerja sama
pendidikan dan latihan (tukar menukar siswa) Sespim/sespati dan Polri kirim juga ke Singapura,” jelas Yoga.

Dalam pertemuan tersebut, SPF meminta dukungan Polri agar Singapura ditetapkan sebagai tempat kantor Interpol untuk Asia.

“SPF mengucapkan selamat kepada Polri yang telah bekerja keras menghadapi teror di kawasan ini, Polri cukup baik kerja sama dengan SPF, dan kapolri menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan pemerintah Singapura (“The Distinguished Service Order/Darjah Utama Bakti Cemerlang),” imbuhnya.

Kedua negara sepakat bahwa penanganan teror bukanlah masalah satu negara saja. Terorisme sudah menjadi isu internasional.

“Sehingga perlu kerjasama yang lebih baik lagi ke depan, perlu pencegahan, pendidikan tentang terror di sekolah-sekolah tentang bahaya dan ideologi
yang salah,” tukasnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…