Senin, 27 September 2010 21:22 WIB Wonogiri Share :

Jumlah pengunjung Gebyar Syawalan 2010 di WGM menurun

Wonogiri (Espos)–Jumlah wisatawan di Objek Wisata Sendang Asri Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri selama Gebyar Syawalan, 10-24 September 2010, menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu faktor penyebabnya, diduga karena cuaca.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Objek Wisata Sendang Asri WGM, Agus Tri Harimulyanto, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (27/9) mengungkapkan selama dua pekan penyelenggaraan Gebyar Syawalan, jumlah pengunjung WGM mencapai 92.596 orang. Jumlah tersebut turun sebanyak 2.451 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 95.147 orang.

“Pada peak atau puncak kunjungan saja, yaitu sekitar H+3 Lebaran, hanya mencapai 22.885 orang sehari. Padahal tahun sebelumnya bisa mencapai 23.000 orang lebih,” katanya.

Kendati terjadi penurunan, Agus mengatakan dari sisi kontribusi ke pendapatan asli daerah (PAD) masih bisa menutup target. Pada Gebyar Syawalan kemarin dari jumlah pengunjung, retribusi parkir, berbagai atraksi dan sebagainya, tercapai pendapatan senilai Rp 420.049.000. Ditambah pendapatan yang sudah diperoleh selama Januari-Agustus senilai Rp 412.271.000, target yang ditetapkan selama setahun, yaitu sekitar Rp 800 juta, telah terlampaui.

Agus menambahkan ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab terjadinya penurunan jumlah pengunjung tersebut. Salah satu di antaranya adalah faktor cuaca. Sebagaimana diketahui, selama penyelenggaraan Gebyar Syawalan hujan masih sering turun dan tidak jarang sangat deras.

Faktor lainnya, lanjut Agus, adalah terpecahnya konsentrasi tujuan wisata di Wonogiri ke Museum Karst di Pracimantoro. Menurut Agus, jumlah wisatawan yang berkunjung ke museum tersebut selama libur Lebaran kemarin meningkat cukup drastis.

Pengelola Museum Karst Pracimantoro, Anton Wicaksono, saat dihubungi Espos, dua pekan lalu mengungkapkan jumlah pengunjung yang datang ke Museum Karst memang meningkat. Sejak H+1 Lebaran, sedikitnya 2.000 wisatawan datang setiap harinya untuk melihat aneka pajangan sarat ilmu pengetahuan yang ada di museum yang baru diresmikan pertahuan 2010 tersebut. “Pada hari biasa, jumlah pengunjung di museum itu hanya 45-50 orang sedangkan pada hari libur, biasanya mencapai 500 orang,” ujar dia.

shs

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…