Senin, 27 September 2010 21:22 WIB Solo Share :

Intensitas hujan tinggi, warga Semanggi diminta waspada

Solo (Espos)–Kalangan warga di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul semakin tingginya curah hujan akhir-akhir ini.

Lurah Semanggi, Agus Santoso kepada Espos, Senin (27/9), mengatakan tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir membuat permukaan air di Kali Jenes sempat meninggi. Kendati meningginya permukaan air tersebut terjadi dalam beberapa saat, pihaknya mengimbau warga yang bertempat tinggal di sepanjang Kali Jenes meningkatkan kewaspadaan. “Jika intensitas hujan tinggi, biasanya Kali Jenes meluap ke permukiman karena mendapat limpahan air dari kawasan perkotaan. Untuk itu, kami mengimbau warga Sedia payung sebelum hujan,” tutur Agus.

Agus menjelaskan, terdapat ratusan warga bertempat tinggal di sepanjang Kali Jenes. Mereka adalah warga RW IX, XII, XIII, XVI, XVII, XXI, dan XXII. Menurutnya, genangan air akibat luapan Kali Jenes biasanya berlangsung sekitar satu jam dengan ketinggian mencapai sekitar betis orang dewasa. “Warga harus melindungi barang-barang berharga dengan menaruhnya di tempat yang tinggi agar kerugian materi yang diderita tidak terlalu tinggi,” papar Agus.

Selain mewaspadai kemungkinan adanya luapan air dari dua sungai tersebut, Agus juga meminta warga mewaspadai munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pihaknya meminta warga tidak terlena akibat tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini. “Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) harus ditingkatkan,” pungkas Agus.

mkd

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…