Senin, 27 September 2010 14:31 WIB News Share :

Integritas beberapa calon Anggota KY dinilai bermasalah

Jakarta–Panitia Seleksi (Pansel) sudah mengumumkan 14 nama calon anggota Komisi Yudisial (KY) yang dinyatakan lolos seleksi. Namun beberapa calon dianggap memiliki integritas yang bermasalah.

Hal ini mengacu hasil investigasi Koalisi Pemantau Peradilan terhadap para calon anggota KY. Koalisi beranggotakan sejumlah LSM seperti Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN), LBH Jakarta, Transparency Internasional Indonesia (TII), ICW, Indonesian Legal Roundtable (ILR), Mappi, dan YLBHI.

“Beberapa calon memiliki integritas bermasalah yang nanti jadi ancaman bagi pelaksanaan fungsi dan kewenangan KY,” kata peneliti ILR Maria Louisa dalam konferensi pers di kantor TII, Jl Senayan Bawah, Jaksel, Senin (27/9).

Maria enggan menyebutkan nama-nama calon yang bermasalah tersebut. Namun, ia menjelaskan salah satu calon merupakan saudara kandung dari hakim agung. “Kita khawatir ini berpotensi menjadi konflik kepentingan. Saat diklarifikasi Pansel, calon ini juga tak memberi jawaban yang memuaskan,” ungkapnya.

Hasil investigasi juga menemukan calon anggota KY yang berprofesi sebagai PNS tetapi memiliki harta di luar pendapatannya. Ia mengaku memiliki hobi mewah yaitu bermain golf. “Dari pengakuannya, ia dibiaya oleh pihak lain,” ujarnya.

Menurut Maria hanya ada enam sampai tujuh orang yang memiliki integritas yang baik. “Di luar itu, mereka bahkan belum melaporkan harta kekayaan,” kata dia.

Maria juga mengingatkan agar DPR berhati-hati dalam melakukan uji kelayakan calon anggota KY itu. “Kami peringatkan agar DPR tidak ceroboh,” tutur Maria.

Pansel anggota KY telah menyerahkan 14 nama calon ke Presiden SBY. Nantinya akan dipilih 7 orang untuk ditetapkan sebagai anggota KY periode 2010-2015.

Berikut adalah nama 14 calon komisioner tersebut:

1.Prof. Jawahir Thontowi, SH, PhD. Akademisi dari Yogyakarta
2.DR Suparman Marsuzi SH, MSi. Akademisi dari Bantul
3.DR Ibrahim SH, MH, LLM. Akademisi dari Depok
4.DR Mangasa Manurung, SH, MKn. Praktisi hukum dari Medan
5.DR Hermansyah SH, MHum. Akademisi dari Pontianak
6.Imam Anshori Saleh, SH, MHum. Masyarakat dari Jakarta
7.H Abbas Said, SH. Hakim dari Jakarta
8.DR Taufiqurrohman S, SH, MH. Akademisi dari Bekasi
9.Prof. DR H. Eman Suparman, SH, MH. Akademisi dari Bandung
10.DR Hasanuddin, BC.IP, SH, MM. Akademisi dari Jakarta
11.Abdul Ficar Hadjar, SH, MH. Masyarakat dari Bekasi
12.DR JMT Simatupang, SH, MH. Hakim dari Jaksel
13.Sumali, SH, MH. Akademisi dari Malang
14.DR Jaja Ahmad Jayus SH, MHum. Akademisi dari Bandung

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…