Senin, 27 September 2010 22:16 WIB Solo Share :

Gandeng Hipmi, camat Jebres akan hijaukan jalan

Solo (Espos)–Camat Jebres, Basuki Anggoro Hexa berencana melakukan penghijauan di sejumlah jalan strategis di wilayah kecamatan setempat. Untuk merealisasikan rencana itu camat akan menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Solo.

Pernyataan itu disampaikan Hexa saat ditemui Espos di ruang kerjanya. “Saya sudah komunikasi dengan HIPMI, mereka sanggup memberikan 30 pohon langka untuk penghijauan jalan,” ujarnya Senin (27/9).

Dia menjelaskan pohon-pohon langka tersebut akan ditanam di antaranya di Jl Ki Hajar Dewantara dan Jl Mipitan. Tujuannya sebagai peneduh jalan. Selain itu untuk menyukseskan program Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), Solo sebagai Kota Kebun. Beberapa jenis pohon langka yang akan ditanam seperti Pohon Mojo dan Pohon Kepel. Menurut camat pihak HIPMI bersedia memelihara pohon-pohon itu hingga hidup.

Selain penghijauan jalan-jalan strategis, Hexa juga akan melakukan penanaman pohon teh-tehan di halaman kantor kecamatan. Mengenai program ini kecamatan telah menyiapkan pupuk jenis NPK untuk pemeliharaan. Lebih lanjut dia mengajak lurah di wilayah Jebres melakukan gerakan serupa di lingkungan kantor masing-masing. Lurah diminta menggerakkan juga lembaga dan kemasyarakatan yang ada. Sebab program Solo Kota Kebun harus mendapat dukungan aktif masyarakat.

Rencana yang sama disampaikan Kepala UPTD Kawasan Wisata dan Maliawan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Endang Sri Murniyati. Untuk program tersebut UPTD akan mengajukan program dengan anggaran Rp 150 juta. Rencananya dana tersebut akan digunakan untuk pemasangan batu alam dan ornamen alami di gedung kesenian dan gedung panggung. Detailnya berupa lapisan batu alam di seluruh pagar gedung dan separuh tembok bangunan. “Program ini atas petunjuk Walikota supaya bangunan taman menyatu dengan alam. Program ini akan kami usulkan pada 2011,” terangnya.

kur

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…