Senin, 27 September 2010 14:52 WIB News Share :

FPD serahkan nasib M Nasir ke BK

Jakarta–Partai Demokrat (PD) sedang menyelidiki kebenaran kasus pemukulan sopir yang melibatkan anggota FPD DPR, M Nasir. Kalau memang Nasir terlibat, PD menyerahkan nasib M Nasir ke Badan Kehormatan (BK) DPR untuk diberi sanksi sesuai tatib.

“Kalau ada kejadian seperti itu tentunya kami serahkan ke BK DPR,” ujar Ketua FPD DPR, Jafar Hafsah, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/9).

Menurut Jafar, kesalahan sekecil apa pun BK akan memproses kalau ada laporannya. Kalau benar ada pemukulan tentu ada sanksi tersendiri. “Itu ada sanksi yang sudah diatur oleh tata tertib DPR,” terang Jafar.

Terkait proses hukum yang berjalan, Jafar juga belum berencana untuk memberikan bantuan hukum kepada M Nasir. “Kita sedang mencari konkretnya melalui tim, belum berpikir ke sana,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Fujio telah melaporkan penganiayaan dirinya ke Mapolda Metro Jaya dan LPSK. Dia mengaku dianiaya anggota Komisi IX DPR M Nasir yang merupakan anggota Fraksi Partai Demokrat. Fujio yang juga sopir Nasir, mengaku dituding mencuri uang Rp 50 juta. Namun hal ini dibantah keras oleh Nasir.

dtc/tiw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…