Senin, 27 September 2010 11:07 WIB News Share :

DPR setuju Laksamana Agus Suhartono jadi Panglima TNI

Jakarta–Komisi I DPR telah melaporkan hasil fit and proper test Laksamana Agus Suhartono menjadi Panglima TNI. DPR menyepakati Agus Suhartono menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Djoko Santoso.

Laksamana Agus dinilai bebas dari rekening mencurigakan dan juga bebas dari kejahatan dan pelanggaran HAM. Hal tersebut diperoleh DPR dari KPK dan Komnas HAM dalam proses fit and proper test Panglima TNI.

“Menyetujui Laksamana Agus Suhartono menjadi Panglima TNI dan menyetujui pemberhentian Jenderal TNI Djoko Santoso menjadi dari posisi Panglima TNI,” ujar Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddik, saat menyampaikan laporan resmi Komisi I DPR dalam rapat Paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/9).

Namun demikian, DPR memberikan sejumlah catatan kepada Agus. Agus diharapkan dapat meneruskan reformasi di internal TNI. “Menuntaskan reformasi di TNI yang selama ini sudah berjalan dengan baik, membuat TNI makin efektif dengan seleksi dan perekrutan yang ketat,” terang Mahfudz.

Diharapkan Agus dapat menjaga netralitas TNI dari politik praktis. Agus juga diminta tidak mengarahkan TNI untuk membantu kepentingan politik tertentu. “Harus menjaga penguatan netralitas TNI dalam pemilu dan pemilukada,” ingat Mahfudz.

TNI juga diminta menjaga NKRI dan memberi atensi khusus terhadap daerah perbatasan.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…