Senin, 27 September 2010 13:06 WIB News Share :

Dituduh miliki ilmu santet, warga Sumenep diusir paksa

Sumenep–Seorang warga Dusun Tembing, Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura diusir paksa oleh warga setempat. Pengusiran itu dilakukan warga karena Hosul ,52, dituduh mempunyai ilmu santet.

Dari informasi yang dihimpun, Hosul, bapak lima anak ini dituduh mempunyai ilmu santet setelah salah seorang warga  menderita sakit panas yang sebelumnya sempat bermimpi didatangi korban.

Warga pun spontan beramai-ramai memaksa korban untuk keluar dari Desa Batudinding. Bahkan, warga mengancam bakal membunuh jika tidak segera meninggalkan rumah istrinya yang telah dihuni lebih 20 tahun.

Salah seorang putra korban, Marsuki ,25, mengatakan, selama ini tidak ada masalah dengan kehidupan warga. Bahkan, interaksi pun berlangsung damai.

“Belakangan ini bapak saya dituduh mempunyai ilmu santet dan diusir warga. Dasarnya hanya bermimpi di datangi bapak saya dan kebetulan warga itu sakit panas,” urai Marsuki, pada wartawan di Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, Sumenep, Senin (27/9).

Saat ini, Hosnul terpaksa keluar dari Desa Batudinding dan menetap sementara di Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Sumenep, tempat kelahirannya. Sedangkan istri korban, Koyimah ,45, terlihat masih shock. “Ibu saya masih shock dan sudah minta pengamanan pada polisi,” pungkasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…