Senin, 27 September 2010 20:20 WIB News Share :

Demo di istana hingga malam, ibu-ibu diangkut polisi

Jakarta — Sejumlah orang yang sedang melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara diangkut oleh polisi. Mereka diangkut karena dianggap telah menyalahi aturan tentang batas waktu berunjuk rasa.

“Mereka dievakuasi di Polres untuk selanjutnya didata dan dimintai keterangan dan selanjutnya dipulangkan, tapi mereka tidak kita tahan. Mereka demo melebihi batas waktu yang ditentukan,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hamidin saat dihubungi detikcom, Senin (27/9).

Menurut Hamidin, jajarannya telah memperingatkan para pendemo yang sebagian besar adalah kaum ibu tersebut untuk tidak melanjutkan demo karena batas waktu telah habis. Namun peringatan tersebut tidak digubris.

“Pukul 17.45 WIB kita peringatkan, lalu pukul 17.55 WIB kita peringatkan kembali kalau batas demo hanya sampai pukul 18.00 WIB. Demo tidak boleh malam-malam, ini sesuai UU,” terangnya.

Hamidin menambahkan para pendemo tersebut berencana menginap di depan istana negara, meskipun hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Kita evakuasi karena kasihan juga, sebab kondisi hujan. Mereka kan ibu-ibu, kalau hujan-hujanan nanti sakit,” imbuhnya.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…