Senin, 27 September 2010 11:47 WIB Internasional Share :

AS minta maaf ke Filipina soal bendera terbalik

Manila–Pemerintah Amerika Serikat meminta maaf kepada pemerintah Filipina terkait pemasangan bendera negara terakhir yang terbalik saat event resmi di New York dan dihadiri Presiden Barack Obama.

Pemasangan bendera Filipina yang terbalik itu terjadi ketika KTT ASEAN-AS. Pemerintah AS menyebut insiden tersebut murni kesalahan yang tidak disengaja.

Bendera Filipina dengan warna merah-putih dan biru bergambar bintang berwarna kuning dipasang terbalik saat Obama bertemu Presiden Filipina Benigno Aquino di KTT ASEAN-AS. Warna merah yang seharusnya dibawah dipasang berada di atas.

Pemasangan bendera terbalik mempunyai arti khusus di Filipina, yaitu negara dalam keadaan perang. “Ini kesalahan murni,” kata Rebecca Thompson, Jubir Kedubes AS di Manila, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (27/9).

Thompson tidak menyebutkan siapa yang melakukan kesalahan pemasangan bendera itu. Dia juga tak menjelaskan bagaimana kesalahan itu terjadi. “Pemerintah AS menghargai hubungan dekat dan kemitraan erat dengan Filipina,” imbuhnya.

dtc/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…