Ilustrasi (Dok/JIBI)
Senin, 27 September 2010 11:19 WIB News Share :

3 Pesawat Shukoi diserahkan ke Indonesia

Jakarta–Tiga pesawat tempur Sukhoi diserah-terimakan dari Rusia ke Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (27/9) hari ini.

Transaksi pembelian pesawat ini sempat jadi sorotan, menyusul meninggalnya tiga orang teknisi dari Rusia yang mengawasi perakitan pesawat tersebut akibat menenggak methanol.

“Saya nanti termasuk termasuk yang mewakili Komisi I DPR dalam serah-terima tiga pesawat Sukhoi TNI AU,” ujar anggota Komisi I DPR Roy Suryo dalam pesan singkatnya, Senin (27/9).

Tiga warga Rusia yang tergabung dalam Team Warranty Sukhoi, Senin (13/9) tewas di Makassar, Sulawesi Selatan. Ketiganya, Aleksander Poltorak, Serge Voronin, Victor Safonov, tewas beruntun setelah mengkonsumsi minuman keras.

Namun Menteri pertahanan Purnomo Yusgiantoro menegaskan, kasus itu tidak memengaruhi kualitas perakitan pesawat Sukhoi. Terbukti, perakitan pesawat tempur canggih itu diyakini sesuai jadwal dan akan resmi digunakan pada HUT TNI 5 Oktober nanti.

Pemerintah Indonesia membeli enam Sukhoi dari Rusia berdasarkan kontrak senilai USD300 juta atau sekira Rp 2,6 triliun yang ditandatangani pada 2007. Tiga unit Sukhoi jenis Su-30 MK sudah dikirim pada 2009 lalu, sementara tiga lainnya tiba tahun ini. Dua unit sudah tiba di Lanud Sultan Hasanuddin pada 10 September lalu, satu lainnya menyusul akhir bulan ini. Pada 2003, Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah membeli empat unit Sukhoi.

Menurut Purnomo, Indonesia akan terus menambah jumlah pesawat sukhoi. Nantinya diharapkan mencapai satu skuadron penuh, yakni terdiri dari 16 pesawat.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…