Minggu, 26 September 2010 10:20 WIB Sport Share :

Red Bull bisa dikalahkan

Singapura–Dua pembalap McLaren Mercedes harus puas start dari baris kedua di GP Singapura. Lewis Hamilton menganggap bahwa hasil itu adalah bukti kalau Red Bull bisa dikalahkan.

Meski menguasai tiga sesi latihan bebas, Red Bull gagal merebut pole GP Singapura saat kualifikasi, Sabtu (25/9). Pole untuk lomba direbut oleh penggeber Ferrari, Fernando Alonso.

Red Bull menempatkan Sebastian Vettel di posisi start kedua. Sementara di lapis kedua alias di posisi ketiga dan keempat, ditempati Hamilton dan rekan setimnya di McLaren, Jenson Button.

“Mereka (Red Bull) bisa dikalahkan. Fernando membuktikan hal itu dalam kualifikasi,” ungkap Hamilton seusai kualifikasi seperti yang dikutip Autosport.

Red Bull memang menjadi semacam bidikan tim-tim kompetitor mengingat performa mereka yang dominan, khususnya di paruh pertama musim. Namun seiring berjalannya waktu, keunggulan ‘Banteng Merah’ mulai terkikis.

Sudah di dua Grand Prix terakhir Red Bull gagal menempatkan salah satu pembalapnya, Vettel atau Mark Webber, di garis start terdepan. Di Italia yang berlangsung sebelum Singapura, Alonso juga yang berkuasa di kualifikasi.

“Jelas, mereka sudah tidak dapat unggul dua detik seperti dalam suatu periode musim ini. Tim kami bekerja dengan baik dan kecepatan kami di jarak jauh lebih baik daripada kecepatan di kualifikasi. Jadi, esok akan jadi balapan bagus,” tandas Hamilton.

dtc/tiw

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…