Minggu, 26 September 2010 07:31 WIB Hukum Share :

Polisi dalami asalSenpi perampok ATM di Padang

Jakarta–Dua senjata api (Senpi) jenis baretta disita Polda Sumatera Barat dari tangan pelaku perampokan ATM Bank di Padang. Polisi masih menyelidiki asal muasal senjata tersebut.

“Kami masih dalami,” kata Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Andayono, Sabtu (25/9) malam.

Menurut Andayono, seluruh pelaku ditangkap kurang lebih 12 jam sejak insiden perampokan. Sudah tujuh pelaku ditangkap dengan tiga diantaranya tewas dan empat luka-luka. Sementara dua orang lainnya masih dalam pengejaran.

“Penyergapan tak melibatkan Densus 88, murni jajaran Polda Sumbar,” jelasnya.

Selain menyita Senpi, polisi berhasil mengamankan 21 butir peluru aktif dan tiga  selongsong peluru. Selain itu sebuah mobil Avanza dan angkot disita polisi. “Avanza dipakai untuk melancarkan mereka (perampok),” tandasnya.

Pada bagian lain Kapolda mengatakan sejauh ini belum ada keterkaitan kelompok perampok Padang dengan jaringan teroris yang merampok di Medan, Sumut. “Belum ada (kaitan) tapi kelompok teroris ini terus membangun kekuatan,” jelasnya.

Tiga ATM Bank di Universitas Bung Hatta, Padang Pariaman, Sumbar dirampok sekelompok orang, Sabtu (25/9) pukul 04.00 WIB. Perampok menyekap dan melukai satpam setempat sebelum merusak mesin ATM dan membawa kabur box berisi uang.

Tujuh pelaku ditangkap Polda Sumbar. enam diantaranya di Gunung Singgalang dan satu pelaku menyerahkan diri di Pariaman. Dari tujuh yang ditangkap, tiga diantaranya tewas setelah baku tembak dengan petugas.

dtc/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…