Minggu, 26 September 2010 22:49 WIB Wonogiri Share :

Arus mudik ke Wonogiri naik 5,34%

Wonogiri (Espos)–Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giri Adipura, Wonogiri, Haryadi menyatakan kaum boro saat mudik dan balik tahun ini naik. Puncak arus mudik pun bergeser dan terjadi sepanjang libur Lebaran.

Menurutnya, selama arus mudik H-7 hingga H-1 jumlah pemudik mencapai 46.000 penumpang atau naik 5,34%. Sedangkan jumlah kaum boro yang balik juga naik dari 32.000 penumpang pada tahun lalu menjadi 36.000 orang. “Jumlah pemudik tahun ini mencapai 46.000 orang, sedang tahun lalu dengan masa yang sama mencapai 44.000 orang,” ujar Haryadi, Sabtu (25/9) saat ditemui Espos disela-sela acara halalbihalal di Kantor Dishubkominfo, Wonogiri.

Pada bagian lain, Haryadi menyatakan salah satu faktor pergeseran puncak arus mudik dan balik, adalah kondisi jalan padat merayap. “Seperti Solo-Wonogiri, di hari biasa bisa ditempuh dalam waktu 45 menit hingga satu jam namun selama arus balik dan mudik bisa mencapai dua jam, karena padat merayap.”

Diberitakan, arus balik pemudik dari Wonogiri menunjukkan angka puncak pada H+6 atau Kamis (16/9). Penumpang bus pada hari itu mencapai 6.373 orang dengan menggunakan 160 unit bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Haryadi menyatakan selama arus balik petugas Dishubkominfo juga menggelar pemeriksaan. “Ada 41 unit kendaraan diperiksa dan ditemukan lima kendaraan AKAP melanggar batas akhir kartu pengawasan (KP). KP tiga kendaraan itu sudah kadaluarsa dan kami tindak untuk sidang hari Kamis mendatang.”

tus

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…