Sabtu, 25 September 2010 13:54 WIB Ekonomi Share :

Tambah kereta, PT KA ngutang Rp 5 T

Jakarta–PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapatkan pinjaman sebanyak Rp 5 triliun dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Dana ini akan dipakai untuk ekspansi kereta barang di sekitar Pulau Sumatera.

Menurut Direktur Utama PT KA, Ignasius Jonan, komitmen ini sudah diberikan oleh dua bank pelat merah itu. Namun perseroan belum berniat mencairkannya dalam waktu dekat.

“Sudah ada komitmen, nilainya Rp 5 triliun,” ungkapnya usai pelantikan eselon I di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (24/9).

Menurut Jonan, pinjaman itu baru akan dicairkan pada tahun 2011 mendatang. Dari nilai pinjaman sebesar itu, porsi antara BRI dan BNI seimbang, yaitu masing-masing setengahnya.

Jonan menambahkan, seluruh dana pinjaman itu akan digunakan untuk melakukan ekspansi kereta barang si Pulau Sumatera. Ekspansi dilakukan di antaranya melalui perbaikan dan perluasan.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…