Sabtu, 25 September 2010 16:25 WIB News Share :

SBY harus segera tentukan pengganti Hendarman

Jakarta–Presiden SBY diharapkan segera menunjuk Jaksa Agung baru sebagai pengganti Hendarman Supandji. Paling tidak pada minggu pertama bulan Oktober, calon tetap pengganti Hendarman sudah ditentukan.

“Kami partai-partai koalisi sudah memberikan rekomendasi, bukan nama, tapi menginginkan agar presiden cepat. Diharapkan misalnya, minggu pertama Oktober itu sudah ada yang definitif (tetap), supaya juga Darmono tidak lama-lama menjadi Plt,” ujar anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil.

Hal itu disampaikan dia kepada wartawan usai acara diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (25/9).

Mengenai siapa yang ditunjuk menjadi Jaksa Agung baru, Nasir menyerahkan sepenuhnya kepada presiden. “Apakah Darmono yang menjadi Jaksa Agung, kemudian yang lain jadi Wakil Jaksa Agung, itu kita serahkan kepada presiden,” ucap dia.

Nasir beralasan, adanya Plt Jaksa Agung tidak menyehatkan birokrasi, maka dari itu presiden tidak boleh berlama-lama menunjuk pengganti Hendarman.

Yang dimaksud tidak sehat, menurut Nasir karena seorang Plt tidak bisa menjalankan kebijakan-kebijakan strategis yang seharusnya dilakukan. Menurutnya, kewenangan seorang Plt terbatas dan tidak memiliki otoritas atas hal-hal strategis.

Dikatakan dia, wewenang Plt lebih banyak pada urusan internal. Bahkan, Nasir menyebutkan, keberadaan Plt hanya untuk mendinginkan internal dan menenangkan situasi.

“Jadi makanya menurut saya, minggu pertama Oktober, harapan kita Presiden sudah bisa menunjuk Jaksa Agung yang definitif,” tandasnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…