Sabtu, 25 September 2010 08:27 WIB News Share :

ICW
Hendarman bukan korban Mahfud MD

Jakarta–Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai bahwa Jaksa Agung Hendarman Supandji bukanlah korban dari Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

“Tidak itu, karena putusan MK adalah putusan majelis hakim bukan Ketua MK seorang,” terang kata Peneliti Hukum Indonesia Corruption Watch Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Donal Fariz, di Jakarta, Sabtu (25/9).

Menurut dia, ketika ada hal yang menyalahkan Ketua MK, berarti ada pola untuk membalikkan dan menyerang lembaga MK. Yaitu, atas vonis- vonis yang tidak disukai.

Apalagi, lanjut dia ada tafsir yang berbeda kepada masing- masing pihak soal masa jabatan Jaksa Agung.

Kalaupun ada kesalahan, maka lanjut Fariz adalah Presiden dan staf- staf khususnya. Terutama, kata dia adalah stafnya dimana Presiden memiliki kemampuan yang terbatas dalam menangani berbagai hal.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…