Jumat, 24 September 2010 05:17 WIB Sragen Share :

Tera ulang bidik ribuan timbangan

Sragen (Espos)–Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) Sragen bersama Badan Metrologi Surakarta tidak lama lagi akan menggelar peneraan ulang timbangan.

Sekitar ribuan timbangan menjadi sasaran kegiatan yang akan dilaksanakan Oktober-November mendatang.

Berdasarkan hasil peneraan ulang tahun 2009, dua lembaga pemerintah tersebut menera 2.556 unit timbangan meja, 708 unit timbangan centisimal bascule alias CB, 118 timbangan <I>dacin logam<I> atau DL, 74 unit neraca, lima unit timbangan surat dan 18 unit timbangan elektro.

Pihak DP2D Sragen berharap seluruh masyarakat memiliki kesadaran untuk membawa timbangan milik mereka ke lokasi peneraan.

Jika tidak, pemilik timbangan dapat dikenai sanksi lantaran melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 1981 yang mengharuskan pemilik timbangan menera timbangan mereka paling tidak satu kali dalam setahun.

Kepala Seksi Perlindungan Konsumen, DP2D Sragen, Siti Suharmi mengakui tidak semua pemilik timbangan bersedia membawa timbangan mereka untuk ditera lantaran berbagai pertimbangan.

Untuk kalangan pedagang pasar, Siti sedikit lega sebab persentase pedagang pasar yang tidak menerakan timbangan mereka sangat kecil, yaitu kurang dari 5%. Namun, di luar kalangan tersebut, dia mengakui dibutuhkan lebih banyak sosialisasi.

“Pemberitahuan biasanya kami sampaikan melalui camat, yang akan diteruskan ke lurah dan dilanjutkan ke bayan, hingga akhirnya sampai di masyarakat,” ungkap Siti, saat dijumpai wartawan, di ruang kerjanya, Kamis (23/9).

tsa

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…