Jumat, 24 September 2010 23:59 WIB Sragen Share :

Tenaga kerja produktif KK miskin diinventarisasi

Sragen (Espos)--Badan Diklat dan Litbang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen meginventarisasi tenaga kerja produktif dari kepala keluarga (KK) miskin di 20 kecamatan di Bumi Sukowati.

Hasil inventarisasi itu bakal digunakan sebagai <I>database<I> dalam pemberian pelatihan kerja bagi KK miskin untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Sragen.

Kepala Badan Diklat dan Litbang Pemkab Sragen, Gatot Supadi, saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Jumat (24/9), mengatakan Badan Diklat dan Litbang Sragen menyediakan 25 jenis pelatihan ketrampilan gratis untuk calon tenaga kerja usia produktif dari keluarga miskin (Gakin).

Dia mengatakan 25 jenis ketrampilan itu meliputi ketrampilan perbengkelan, las, jahit, dan ketrampilan lainnya sesuai dengan permintaan perusahaan.

“Pada tahun ini kami mencari tenaga kerja 50 orang untuk ditempatkan di perusahaan garmen di luar negeri. 50 Orang itu nanti bakal ditraining tanpa dipungut biaya sedikit pun. Selain menyediakan pelatihan ketrampilan, lembaga ini juga ditunjuk sebagai lembaga pelatihan diklat bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS), baik dari Sragen sendiri maupun dari luar Sragen,” tegas Gatot.

trh

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…