Jumat, 24 September 2010 19:50 WIB News Share :

Tanggul sungai jebol satu rumah rusak parah

Sleman — Tanggul Sungai Lengkong di Desa Sambirejo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (23/9) malam, jebol diguyur hujan deras sehingga menyebabkan satu rumah warga rusak parah, satu rusak sedang, dan belasan lainnya rusak ringan.

“Rumah yang rusak parah adalah milik Darmo Pawiro. Dinding bagian belakang runtuh, sedangkan yang rusak sedang rumah milik Asmo Karyo,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo saat meninjau lokasi, Jumat (24/9).

Menurut dia, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun hanya menyebabkan kerugian materiil, seperti dam atau tanggul yang jebol serta sejumlah rumah milik warga yang rusak.

“Kami akan memberikan bantuan rehabilitasi untuk rumah yang rusak parah maksimal senilai Rp2 juta, sedangkan yang rusak sedang maksimal Rp 500.000,” katanya.

Ia mengatakan perbaikan dam yang rusak masih akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan istansi terkait karena menyangkut masalah kewenangan dalam penanganannya.

“Jika itu kewenagan Pemkab Sleman maka akan kami perbaiki namun jika kewenangan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maka akan kami koordinasikan lebih lanjut,” katanya.

Menurut Darmo Pawiro kejadian tersebut bermula pada Kamis malam (23/9) sekitar pukul 20.00 WIB saat turun hujan deras di daerah ini.

“Tiba-tiba saya mendengar suara gemuruh dan setelah saya lihat ternyata ada air yang meluap ke arah permukiman warga. Karena takut saya kemudian lari untuk menyelamatkan diri,” katanya.

Ia mengatakan beberapa saat kemudian luapan air menghamtam bagian belakang rumahnya hingga menyebabkan dindingnya runtuh dan rusak parah.

“Selain itu air setinggi sekitar satu hingga dua meter tersebut juga mengenai sejumlah rumah warga hingga ada yang mengalami rusak sedang dan ringan,” katanya.


Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…