Jumat, 24 September 2010 17:01 WIB News Share :

Polri beberkan jumlah pelaku teror

Jakarta--Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri membeberkan jumlah pelaku teroris yang berhasil ditanggulangi Polri sejak tahun 2000.

Sebanyak 563 teroris telah diajukan ke pengadilan, 44 tewas ditembak, dan 10 bunuh diri.

“Itu gambaran mereka-mereka yang sudah berhasil kita tangkap, diproses ke pengadilan, termasuk para pelaku bom bunuh diri,” kata BHD dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (24/9).

Menurut BHD, saat ini sedang berlangsung persidangan 66 teroris yang dibagi ke dalam 33 berkas perkara terorisme. Para terdakwa berasal dari hasil penggerebakan yang dilakukan Densus 88 Anti Teror di Aceh.

“Dan dalam waktu dekat akan disidangkan termasuk Abu Bakar Baasyir,” kata BHD.

Awas, 245 Napi Teroris Bebas!

Dari 563 pelaku teroris yang diadili, lanjut Kapolri yang sebentar lagi pensiun ini, sebanyak 471 terdakwa telah dijebloskan ke penjara. Namun, 245 di antaranya sudah bebas.

“Yang sudah bebas ini menjadi warning kita semua, sebab yang militan akan kembali bergabung dengan kelompok mereka,” tutup BHD.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…