Jumat, 24 September 2010 18:18 WIB Internasional Share :

Payudara meledak gara-gara implan silikon murahan

Merseyside – Banyak wanita yang menambah rasa percaya diri dengan melakukan operasi implan silikon pada payudaranya. Tapi dengan silikon murah, seorang wanita malah mendapat petaka pada payudara yang pecah hingga menderita sakit parah.

Demi mendapatkan dada yang membusung, Lindsey Easeman (27 tahun) rela mencari utangan untuk membayar operasi implan payudara. Hasilnya memang memuaskan ukuran payudara yang semula 36B menjadi 36 DD.

Tapi ternyata kebahagiaan Lindsey tak berlangsung lama. Empat tahun setelah operasi, implan pada payudaranya pecah dan berakibat fatal hingga membuatnya sakit parah.

Lindsey adalah salah satu dari ribuan wanita Inggris yang terpikat oleh janji implan payudara murah yang ditawarkan oleh perusahaan Prancis PIP.

Sekitar 50.000 wanita di Inggris telah melakukan implan payudara dengan membayar 3.500 poundsterling (Rp 49 juta) atau sekitar setengah dari harga operasi payudara biasanya.

Dilaporkan 70 orang wanita telah mengalami penderitaan seperti Lindsey karena implannya pecah.

“Saya melakukan operasi implan payudara tahun 2006 yang hasilnya terlihat fantastis. Tapi setahun terakhir ini, saya sering merasakan sakit di dada yang luar biasa,” ujar Lindsey yang tinggal di Kirkby, Merseyside, seperti dilansir dari The Sun, Jumat (24/9/2010).

Setelah sering merasakan sakit dan menemukan benjolan aneh di ketiaknya, Lindsey pergi ke dokter dan melakukan USG scan. Hasil USG menunjukkan bahwa implan di payudara kanannya telah pecah dan hancur.

“Gel implan itu bocor sehingga menyebabkan benjolan. Saya dan keluarga hanya bisa menangis,” jelas Lindsey lebih lanjut.

Lindsey menuturkan bahwa perusahaan implan tersebut telah menjanjikan garansi kebocoran seumur hidup. Namun, pada kenyataannya implan tersebut memiliki tingkat pecah abnormal yang tinggi.(Detikcom)

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…