Jumat, 24 September 2010 19:40 WIB Wonogiri Share :

Nyolong sandal di masjid, warga Solo ditangkap

Wonogiri (Espos)--Seorang warga Solo bernama Widodo, 36, tertangkap basah sedang mencuri sandal milik jamaah salat Jumat di Masjid Agung Takwa Wonogiri, Jumat (24/9) siang. Pelaku yang telah berhasil menggondol dua pasang sandal itu langsung digiring ke Mapolsekta Wonogiri.

Anggota Polsekta Wonogiri sendiri yang memergoki dia tengah mengambil sandal di halaman masjid. Setelah digeledah, di dalam tasnya sudah ada dua sandal. Semuanya terbuat dari bahan kulit yang terlihat mahal.

Salah satu sandal itu adalah milik Kasino, 33, warga Pelem, Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri, yang mengaku kehilangan kemudian menyusul pelaku ke Mapolsekta. Ternyata memang benar salah satu sandal itu adalah miliknya namun oleh polisi, sandal itu ditahan sementara sebagai barang bukti.

Kapolres Wonogiri, AKBP Nanang Avianto melalui Kapolsekta Wonogiri AKP Hadijah Sahab mengungkapkan pelaku tertangkap basah oleh anggota Polsekta yang tengah melakukan pengamanan salat Jumat di sekitar masjid di bawah pimpinan Kanit Reskrim Ipda Eko Marudin.

“Pelaku rupanya tidak sadar gerak-geriknya tengah diawasi anggota kami. Saat mengambil salah satu sandal, pelaku ditangkap lalu diamankan di Mapolsekta. Sandal-sandal hasil curian ditemukan di dalam tas hitam miliknya. Di tas itu ditemukan pula obat sejenis CTM,” jelasnya.

Sementara itu, saat ditemui wartawan, Widodo tidak membantah perbuatannya. Dia beralasan mencuri sandal karena membutuhkan uang untuk makan. Sedangkan CTM yang ditemukan di dalam tasnya, dia bawa untuk dikonsumsi sendiri.

“Sudah beberapa malam saya tak bisa tidur. Saya membawa CTM untuk membantu saya tidur,” ujar pria yang di kartu identitasnya tertulis alamat Kelurahan Kadipiro RT 7/RW XII Solo.

shs

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…