Jumat, 24 September 2010 14:56 WIB Solo Share :

2011, Jumlah penduduk miskin di Solo didata ulang

Solo (Espos)–Jumlah penduduk miskin di Kota Solo bakal didata ulang pada tahun 2011 mendatang. Pendataan ulang yang rencananya akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) itu, dipastikan akan mempengaruhi jumlah rumah tangga sasaran (RTS) dalam penyaluran beras untuk rakyat miskin (Raskin) di Kota Solo.

“Tahun 2011 nanti, rencananya akan ada pendataan ulang terhadap jumlah penduduk miskin yang dilaksanakan oleh BPS. Dan kemungkinan, dari pendataan tersebut, jumlah RTS untuk program Raskin ini akan berubah dari sebelumnya,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Solo, Asih Widodo, ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Jumat (24/9).

Perubahan data tersebut, menurut Asih, diperkirakan cenderung berkurang dibanding tahun sebelumnya. Hal itu bila melihat berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan di daerah. “Akan tetapi kita tunggu saja bagaimana hasilnya,” tandasnya.

Di sisi lain, Asih menyebutkan berdasarkan pantauan tim Pemkot Solo selama dua pekan terakhir paska-Lebaran lalu, pihaknya mencatat bahwa harga beras di pasaran mulai berangsur normal. Dengan kondisi tersebut, pihaknya mengembalikan jadwal pendistribusian Raskin di Kota Solo seperti semula. Sehingga jatah Raskin bulan Oktober nanti, akan disalurkan mulai 4 Oktober mendatang sesuai yang telah dijadwalkan.

Sebelumnya, selama dua bulan berturut-turut, yakni bulan Agustus dan September lalu, Pemkot Solo sempat mengambil kebijakan untuk memajukan jadwal pendistribusian Raskin pada satu bulan sebelumnya. Hal itu dilakukan Pemkot karena harga beras selama menjelang Lebaran lalu melambung.

sry

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…