Kamis, 23 September 2010 16:48 WIB Boyolali Share :

Serapan pupuk kimia di Boyolali turun

Boyolali (Espos)–Serapan penggunaan pupuk kimia tahun 2010 di Boyolali mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Juwaris mengatakan hingga musim tanam (MT) III, serapan pupuk di Boyolali baru sekitar 60 persen dari kuota tahun 2010 sebanyak 31.000 ton. “Padahal sesuai perencanaan hingga MT III ditargetkan bisa terserap 67 persen dari kuota pupuk tahun 2010,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (23/9).

Juwaris menambahkan serapan penggunaan pupuk kimia ini menurun, karena para petani sudah banyak beralih menanam palawija yang membutuhkan serapan pupuk kecil. Selain itu, penurunan itu juga dikarenakan banyaknya menggunakan pupuk organik dan adanya kenaikan harga pupuk kimia.

fid

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…