Kamis, 23 September 2010 04:55 WIB Sport Share :

Kontingen anggar keluhkan penundaan Kejurda

Solo (Espos)–Kontingen anggar Kota Solo mengeluhkan agenda pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Jateng yang tidak jelas.

Keluhan Ikasi Solo ini terkait jadwal Kejurda Anggar Jateng 2010 yang seharusnya mulai digelar di GOR Patriot Semarang, Kamis (23/9) kembali ditunda.

Kejuaraan yang digelar sebagai ajang seleksi para fencer, julukan atlet anggar,  Jateng untuk tampil pada Kejurnas di Jakarta, 31 Oktober tersebut, berulang kali mengalami penundaan.

Mulanya Kejurda akan digelar pada Juli lalu, namun diundur hingga Agustus. Namun pada Agustus, Kejurda kembali ditunda dengan alasan bertepatan dengan bulan puasa.

Kejurda akhirnya diagendakan pada Sabtu-Senin (18-20/9). Namun, lagi-lagi ajang tersebut terganjal dan akan digelar Kamis ini. Namun hal tersebut pun juga batal karena saat Tehnical Meeting (TM) di Semarang, Selasa (21/9), para pengurus Pengprov Ikasi Jateng tidak menemui kata sepakat.

“Kami merasa bingung dengan Pengprov Ikasi Jateng, berulang kali jadwal diundur. Padahal kami sudah on fire dan siap tampil. Saat ini Kejurda kembali diundur sampai dengan waktu yang belum ditentukan padahal agenda dari PB Ikasi pada 31 Oktober nanti digelar Kejurnas,” kata pelatih kontingen Ikasi Solo, Hendra Faradila kepada Espos, Rabu (22/9).

Penundaan tersebut, aku Hendra, diakibatkan karena adanya ketidakselarasan dalam tubuh induk organisasi anggar di Jateng. Perpecahan yang timbul dalam Pengprov Ikasi Jateng menyebabkan beberapa agenda pembinaan bagi atlet menjadi tidak jelas.

“Oleh sebab itu, kami berharap ada perhatian lebih dari KONI Jateng untuk menyelamatkan kepengurusan di Pengprov Ikasi. Kalau tidak segera diambil tindakan kasihan para atlet,” imbuhnya.

m89

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…