Kamis, 23 September 2010 15:38 WIB News Share :

Calon Panglima TNI pertimbangkan jilbab TNI wanita

Jakarta – FPKS meminta agar calon Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mempertimbangkan TNI wanita boleh mengenakan jilbab saat berdinas. Atas permintaan tersebut, Agus akan mempertimbangkannya.

Pemakaian jilbab diyakini tidak akan mengganggu aktivitas para wanita ini.  “Kalau bisa wanita berpakaian sesuai aturan agama. Ini tidak akan mengganggu tugasnya,” ujar anggota FPKS Yoyoh Yusroh dalam fit and proper test Laksamana Agus Suhartono di Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/9).

Yoyoh menjelaskan model pakaian untuk TNI tidak perlu diubah, hanya disesuaikan saja modelnya dengan yang mengenakan jilbab. Menurutnya, cukup banyak wanita yang enggan masuk TNI karena harus melepas jilbab mereka. “Mereka takut kehilangan identitas mereka,” lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Agus berjanji akan mempertimbangkan masukan tersebut. Menurutnya untuk PNS di lingkungan TNI, mengenakan jilbab tidak masalah. Namun memang TNI wanita belum diperbolehkan mengenakan jilbab saat ini.

“Ini perlu dikaji dan hal ini akan jadi pertimbangan untuk kami,” jawab Agus.

Sekadar diketahui, TNI wanita berjilbab telah diterapkan di Aceh menyusul penerapan syariat Islam yang mengatur cara berpakaian.  Lengan pendek diganti dengan lengan panjang dan rok diganti dengan celana panjang.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…