Kamis, 23 September 2010 09:44 WIB News Share :

Banjir Cilacap timbulkan kerugian Rp 2, 581 M

Cilacap–Banjir yang melanda lima kecamatan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada awal pekan ini mengakibatkan kerugian lebih dari Rp2,581 miliar.

“Hingga Rabu malam (22/9), pukul 20.30 WIB, jumlah kerugian yang berhasil dihimpun untuk sementara mencapai Rp2.581.414.000,00,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana (Lakhar BPBD) Kabupaten Cilacap Dangir Mulyadi melalui Kepala Bidang Penanganan Darurat Suparno di Cilacap, Kamis (23/9).

Menurut Suparno, kerugian terbesar untuk sementara disandang Kecamatan Jeruklegi karena di wilayah ini terdapat tujuh rumah roboh, satu unit mobil bak terbuka yang hancur, dan berbagai kerusakan harta benda milik warga.

Kendati demikian, dia menyebutkan jumlah total kerugian sementara akibat bencana banjir di Kecamatan Jeruklegi. “Kalau dilihat dari jumlah rumah roboh dan berbagai kerusakan yang ada, tampaknya untuk sementara Kecamatan Jeruklegi yang paling besar menderita kerugian. Akan tetapi, semua ini masih data sementara sehingga kemungkinan ada perubahan,” ujarnya.

Menurut dia, hingga Kamis pagi belum semua wilayah yang dilanda banjir melaporkan jumlah kerugian yang diderita warga maupun kerusakan infrastruktur di daerahnya.
Ia mengatakan, BPBD Kabupaten Cilacap berharap seluruh kerugian maupun kerusakan yang timbul akibat banjir tersebut dapat terdata paling lambat akhir pekan ini.

Dengan demikian, kata dia, BPBD Kabupaten Cilacap dapat segera melaporkannya secara keseluruhan kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap hingga pusat.

“Kami berharap laporan kerugian akibat bencana dapat selesai dalam dua hari ke depan. Meskipun demikian, kami tetap memberikan laporan mengenai perkembangan kerugian tersebut setiap saat,” katanya.

Seperti diwartakan, 16 desa pada lima kecamatan di Kabupaten Cilacap dilanda banjir, Senin (20/9). Bahkan, beberapa desa di antaranya masih tergenang air hingga Rabu (22/9), antara lain Kalijeruk dan Kawunganten Lor, Kecamatan Kawunganten.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…