Rabu, 22 September 2010 08:25 WIB News Share :

Penembak Polsek Hamparan Perak diduga pakai AK-47, M-16 dan pistol

Jakarta–Tiga jenis selongsong peluru ditemukan di lokasi penembakan Polsek Hamparan Perak, Medan. Dari peluru yang ditemukan pelaku diduga menggunakan senjata AK-47 atau AK-56, senjata SS1 atau M-16, dan pistol jenis FN.

“Senjata kita nggak tahu. Tapi ukuran dari selongsongnya ditemukan di TKP,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar, Rabu (22/9).

Baharudin mengatakan tiga jenis peluru yang ditemukan polisi yakni berukuran 762 milimeter yang biasa digunakan untuk AK-47 atau AK-56, jenis kedua berukuran 556 milimeter lazim untuk senjata SS1 atau M-16, dan jenis lainnya berukuran 9 milimeter yang biasa digunakan pistol jenis FN.

“Kita masih otopsi lagi korban siapa dan kena peluru dari senjata yang mana saja,” ungkapnya. Seperti diberitakan, saat serangan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, ada 4 polisi yang berdinas di Mapolsek. Tiga polisi yang berjaga di depan, di ruang penyidikan dan dekat tahanan, tewas tertembak. Sedang seorang lainnya yang sedang di ruangan lain, luput dari serangan.

dtc/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…